Komjak Berjanji Tindak Lanjuti Aduan Sigid

JAKARTA – Komisi Kejaksaan berjanji akan menindaklanjuti pengaduan keluarga Sigid Haryo Wibisono, terdakwa kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen. 

Demikian dikatakan anggota Komisi Kejaksaan, Maria Ulfah Rombot usai menerima laporan dari keluarga Sigid, Jalan Rambai, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (9/2/2010).

“Laporan tersebut akan kami proses, namun kami tidak masuk dalam substansi kasus tapi kami melihat pada jaksanya, apakah jaksa profesional atau tidak dalam menangani kasus,” ungkap Maria.Selanjutnya, kata Maria, pihaknya akan melihat kinerja para jaksa yang kemudian hasilnya akan disampaikan ke Jaksa Agung Hendarman Supandji.“Hasil proses ini akan kami sampaikan ke Jaksa Agung dan akan kami rekomendasikan pada Jamwas (jaksa agung muda pengawasan),” tutur dia.Menurut rencananya, usai mendatangi Komisi Kejaksaan, keluarga Sigid menemui Jamwas Hamzah Tadja.Sebelumnya, juru bicara keluarga Sigid, Edi Junaedi mengadukan JPU terkait tuntutan hukuman mati terhadap Sigit. Tuntutan ini dinilai berlebihan lantaran dia menilai terdapat dua hal yang dianggap melanggar profesionalitas.Pertama, dikatakan bahwa Sigid bertemu dengan terdakwa lainnya, Jerry Hermawan Lo dan eksekutor Hendrikus. Padahal, lanjutnya, hal ini tidak ada dalam berkas acara pemeriksaan (BAP).Kedua, tambahnya, baju korban tidak pernah dihadirkan dalam persidangan. “Itu bisa membuktikan korban ini dibunuh dalam keadaan berdiri, atau tidur. Kami merasa JPU memaksakan tuntutan,” tandas Edi. (lsi)