KNKT Sore Ini Periksa Trigana di Samboja

BALIKPAPAN – Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pusat sore tadi menuju lokasi jatuhnya pesawat milik maskapai Trigana Air jurusan Berau-Samarinda.

Kamis siang tadi sekira pukul 16.30 Wita KNKT yang diwakili Kapten pilot Aviarianto telah menuju lokasi jatuhnya pesawat.

“Betul satu orang saja. Dia bersama kita untuk melihat kondisi di lapangan dan pencocokan data-data kejadian,” ungkap Kepala Badan SAR Nasional Kota Balikpapan Abram Kolimon, Kamis (11/2/2010).KNKT menurut Abram akan bekerja hingga besok pagi untuk mencari tahu pasti penyebab jatuhnya pesawat Soal pesawat akan di evakuasi tentunya menuggu hasil kerja KNKT. “Setelah itu nanti pihak perusahaan akan evaluasi saya kurang tahu kapan,” tandasnya.Soal posisi kordinat jatuhnya pesawat berada di titik kordinat 0058 382 LS, 117.01 200 LU. Pesawat menurut Abram terbang dari Berau menuju Samarinda namun di perjalanan mengalami kerusakan sehingga diputuskan mendarat di Balikpapan.”Namun belum sampai, pesawat sudah mendarat di lokasi ini,” katanya.Sejumlah saksi mata yang juga warga sekitar, Arsyad (55) dan Tohir (70) mengaku melihat pesawat terbang rendah dan mengalami oleng di sisi kiri karena baling-baling tidak berputar. “Saya lihat saat pesawat itu terbang rendah. Baling-baling kiri tidak berputar. Kemudian kami mengejar pesawat itu ternyata jatuh di tengah persawahan padang ilalang di Kampung Bone,” kata Arsyad. Pesawat mengangkut 46 penumpang dan lima kru Pesawat tipe ATR 42 seri 300 dipiloti Nursolihin dan kopilot Maulana, sedangkan dua pramugari atas nama Cika dan Ana. Dua orang mengalami patah kaki masing-masing Trianti warga Samarinda dan Husni (33) petugas Kejaksaan Tanjung Selor kini dirujuk di RS Pertamina. (fit)