Ketut Saya Sudah Malas di LPSK

JAKARTA – Wakil Ketua LPSK (nonaktif) I Ketut Sudiaharsa mengaku dirinya sebenarnya sudah berkali-kali meminta mundur dari jabatannya itu. Bahkan dia merasa sudah tidak bersemangat bekerja di lembaga itu.
 
 

“Saya sudah berkali-kali minta mundur, saya sudah malas sekali di LPSK. Lalu saya bilang akan bekerja dengan cara-cara yang benar sesuai dengan ketentuan perlindungan saksi dan korban, kalau diobok-obok ini tidak ada gunanya,” ujar Ketut.

 
Hal itu disampaikan Ketut saat tiba di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (10/2/2010). Kedatangan Ketut ini guna memenuhi panggilan komisi antikorupsi tersebut, sebagai saksi kasus Anggodo Widjojo.
 
Ketut menilai, penegakan hukum sekarang dalam keadaan tidak benar. Untuk itu, lanjutnya, LPSK ada dalam rangka membenarkan itu.
 
Selain itu, Ketut juga membahas mengenai status penoaktifan dirinya oleh Ketua LPSK. Menurutnya, keputusan tersebut telah menyalahi aturan yang ada.
 
“Kalau memang saya salah, kemudian jika saya dinyatakan bersalah, kemudian akan dipecat, dikirimkan surat ke presiden. Yang (berhak) memecat itu presiden,” pungkasnya.
 
Seperti diketahui, Ketut bersama dengan anggota Bagian Perlindungan LPSK, Myra Diarsi telah dinonaktifkan dari jabatannya di LPSK, pascapemutaran rekaman penyadapan Anggodo yang diputar di Mahkamah Konstitusi pada 3 November 2009. (lsi)