Ketua RT di Depok Nyambi Jadi Pengedar Ganja

DEPOK – Polsek Sukmajaya Depok berhasil menangkap tiga pelaku pengguna dan pengedar ganja di Jalan Sonokeling Kelurahan Bakti Jaya, Sukmajaya Depok. Salah satu pelaku bahkan adalah ketua RT bernama MA (50).
 

MA ditangkap karena diduga terlibat peredaran ganja yang dilakukan tersangka SH (40) salah seorang pengedar yang ditangkap di depan kediaman MA. Kecurigaan polisi tersebut terbukti, karena saat rumah MA digeledah Rabu 3 Februari malam lalu, polisi mendapatkan barang bukti 1 paket ganja senilai Rp50 ribu di lemari kamarnya berikut 2 paket kecil ganja yang ditemukan di laci warung MA.

 
Kapolsek Sukmajaya, AKP Lilik Iryanto mengatakan, penangkapan terhadap tersangka bermula saat anggotanya mendapatkan informasi rumah tersangka MA, kerap terjadi transaksi narkoba jenis ganja.
 
“Setelah diintai selama sekira 1 minggu, informasi dari masyarakat tersebut ternyata benar. Di TKP kami mendapati tersangka SH tengah menunggu pelanggannya berikut barang bukti, 2 paket ganja yang masing-masing berharga Rp50 ribu, 4 paket seharga Rp40 ribu dan 1 linting ganja,” katanya kepada wartawan, Senin (8/2/2010).
 
Berkat pengakuan SH, kata Lilik, polisi mengetahui keterlibatan MA, yang menyediakan tempat dan membiarkan rumah sekaligus warungnya dijadikan tempat transaksi, hingga akhirnya polisi menggeledah kediaman ketua RT tersebut. Saat diintrogasi petugas, lanjut Lilik, SH mengungkapkan ganja-ganja tersebut diperolehnya dari Pur alias Batok (38) adiknya sendiri.
 
“Malam itu juga kita melakukan pengembangan, dan berhasil menangkap Pur alias Batok di rumahnya di bantaran Ciliwung. Dari rumahnya kami dapatkan kembali barang bukti, 2 ons ganja senilai Rp800 ribu dan 6 paket ganja dengan total harga Rp300 Ribu,” paparnya.
 
Lilik menyebutkan, ketiganya diancam dengan pidana Pasal 111, Pasal 114 dan Pasal 116 UU 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal hukuman mati. Saat ini, kata Lilik, pihaknya tengah mengejar A, bandar besar ganja jaringan para tersangka, yang tinggal di Bogor.
 
“Kami masih mengejar A, bandar besarnya yang memasok ganja di Depok. Total barang bukti yang kita sita sebanyak 4 ons ganja senilai Rp1,6 juta,” tandasnya. (fit)