Ketua DPRD Ternate Divonis Bebas

TERNATE – Setelah menjalani proses persidangan cukup panjang terkait kasus dugaan korupsi gratifikasi senilai Rp1,6 miliar, ketua DPRD kota Ternate (non aktif) HM Iqbal Ruray akhirnya divonis bebas Pengadilan Negeri Ternate.

 

Dalam persidangan terakhir yang berlangsung selama kurang lebih empat jam dengan agenda putusan majelis hakim yang diketuai Aisyah Muhammad, Iqbal yang juga ketua DPD Partai Golkar kota Ternate dinyatakan tidak bersalah karena tidak terbukti atas segala dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum.
 
Begitu dinyatakan bebas, Iqbal yang didampingi 1.000-an simpatisan dan massa pendukungnya yang memenuhi ruangan persidangan dan halaman PN Ternate langsung bersujud syukur.
 
Tak pelak takbir langsung digemuruhkan para pendukung Iqbal yang dijagokan partai Golkar dalam Pilkada Ternate periode 2010-2015 pada April nanti itu.
 
“Ini merupakan hari yang membahagiakan. Dengan putusan ini, setidaknya telah membuktikan bahwa apa yang dituduhkan pada saya tidaklah benar,” kata Iqbal pada wartawan usai persidangan tersebut.
 
Kasus gratifikasi yang melibatkan Iqbal ini mencuat, menyusul adanya temuan sejumlah transfer dengan nilai lebih dari satu miliar rupiah yang masuk ke rekening pribadi Iqbal. Dugaan kuat jaksa saat ini, dana-dana tersebut dipergunakan untuk penyuapan untuk konpensasi mencairkan sejumlah proyek para pengusaha.
 
Namun, belakangan di persidangan, terungkap jika dana-dana tersebut mengalir rata-rata untuk kepentingan pembayaran utang sejumlah pihak pada Iqbal termasuk salah satunya bupati Kepulauan Sula, Ahmad Hidayat Mus, dan untuk kepentingan pembiayaan tim Persiter Ternate semasa dimanajeri Iqbal pada 2006-2007. (teb)