Kemkominfo Banjir di Jakarta Berkurang Berkat BKT

JAKARTA – Sejak akhir bulan Desember 2009 sampai dengan saat ini, tercatat 50 kejadian banjir besar dengan jumlah korban dan tanah longsor mencapai 42 orang meninggal dunia, melanda seluruh wilayah Indonesia, dari Sumatera, Jawa, Bali NTT, NTB, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

“Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi bahwa curah hujan secara umum masih akan terjadi di seluruh wilayah Indonesia, sampai akhir Februari 2010,” ujar Kepala Badan Informasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Freddy Tulung, di Gedung Kemkominfo, jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2010)

Menurut Freddy, pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus menyiapkan langkah-langkah penanganan, baik pencegahan, kesiapsiagaan, maupun tanggap darurat pada waktu terjadi bencana,  berupa tempat pengungsian, stok pangan, obat-obatan, peralatan kedaruratan, personil dan sebagainya.”Pada tingkat nasional juga telah dibentuk satuan reaksi cepat, penanggulangan bencana, di bawah koordinasi dan komando badan nasional penanggulangan bencana,” tambah Freddy.Dikatakan Freddy, pada banjir sungai Ciliwung di wilayah DKI Jakarta, pada hari Sabtu, 13 Februari lalu, pemerintah daerah maupun masyarakat dinilai telah siap menghadapi banjir sehingga korban yang timbul dapat diminimalisir. Selain itu, untuk wilayah Jakarta, dengan terbangunnya banjir kanal timur, dan telah dilakukannya banjir kanal barat, maka dianggap telah dapat mengurangi besaran banjir di DKI Jakarta, terutama di wilayah Timur dan sebagian wilayah tengah.Ke depan, pemerintah bersama pemda akan terus melakukan upaya-upaya, baik struktur maupun nonstruktur. Upaya struktur antara lain, berupa sarana pengendali banjir, baik yang disiapkan kementerian pekerjaan umum, maupun pemeliharaan saluran, pembersihan sampah, dan lain-lain. (srn)(rnd)