Kemelut Koalisi, PDIP Hanya Jadi Penonton

SERANG – PDI Perjuangan tidak akan ikut campur dalam konflik yang terjadi di partai-partai koalisi pendukung pasangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono. PDI Perjuangan sudah menentukan sikap hanya akan menjadi penonton saja.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tjahjo Kumolo, sebagai partai oposisi partai berlambang banteng bermoncong putih ini akan berkosentrasi mengontrol setiap kebijakan pemerintah sesuai dengan janji politiknya saat pidato usai dilantik menjadi Presiden.

“Janji Presiden yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan Demokrasi, harus dilaksanakan,” tegasnya, usai membuka acara Konfrensi Derah (Konferda) III PDI Perjuangan Provinsi Banten, yang digelar di Hotel Ledian, Kota Serang, Banten, Sabtu (13/2/2010).Tjahjo hanya meminta setiap partai pendukung pemerintah agar tidak saling unjuk rasa dan mengedepankan egoisme sektoral. Tapi seharusnya, partai pendukung memberikan sikap yang bermanfaat bagi masyarakat.”SBY mau berbuat apa itu urusan SBY. Parpol berkoalisinya mau menarik diri dari koalisi itu bukan urusan kami. Sebab kami hanya sebagai penonton yang menginginkan tontonan yang seharusnya bermanfaat untuk rakyat,” terangnya.Belakangan, situasi politik dalam koalisi partai pendukung pemerintah sedang memanas. Hal ini dikarenakan partai-partai yang tergabung dalam koalisi bersikap vokal dalam pengusutan skandal aliran dana Bank Century.Bahkan, secara terbuka partai pemimpin koalisi, Demokrat terlibat perselisihan dengan partai anggota koalisi, Golkar. Lempar melempar ancaman sempat mewarnai hubungan keduanya. (hri)