Keluarga Gus Dur Lebih Percayai Dokter

JAKARTA – Keluarga almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tidak mau menanggapi seputar beredarnya pesan pendek yang menyebutkan mantan Presiden RI itu dibunuh di RSCM.
 
Kendati demikian, adik kandung Gus Dur, Umar Wahid mengakui, jika pihak keluarga menerima SMS misterius tersebut. Namun dirinya tidak percaya dengan isi SMS itu dan lebih percaya kepada dokter.

 

“Kami menerima SMS yang tidak jelas. Namun kami dari pihak keluarga percaya sepenuhnya kepada RSCM, dari tim dokter, perawat, dan lain-lain,” kata Umar Wahid.
 
Hal itu disampaikannya saat mendampingi Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Akmal Taher yang menjelaskan kronologi Gus Dur dirawat di RSCM, Jakarta, Selasa (5/1/2010).
 
Menurut Umar Wahid, keluarga tidak ingin terjebak dalam isu yang tidak jelas itu. Namun yang terpenting adalah Gus Dur mendapat ketenangan.
 
Lebih lanjut dia mengungkapkan, Gus Dur telah menjalani perawatan kesehatan sejak 1990. “Gus Dur sendiri mengatakan agar selalu ditangani di RSCM,” tutur Umar Wahid menyebutkan pesan Gus Dur.
 
Seperti diberitakan, SMS gelap itu berbunyi “Gus Dur dibunuh! 30/12 Pk 18.050 WIB selang oksigen gus dur dicabut paksa! pembunuhan terkait pertemuan gus dur taggal 4 des di jalan denpasar c3 membahas century dan adelin lies. TUNTUT POLISI USUT!(SEBARKAN).”
 
SMS tersebut masuk ponsel pribadi pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Salahuddin Wahid alias Gus Sholah.(ram)