Kejagung Tak Ada Persiapan Khusus Sambut Vonis AA

JAKARTA – Menjelang pembacaan vonis kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen dengan terdakwa Antasari Azhar pada Kamis 11 Februari mendatang, Kejaksaan Agung menyatakan tidak ada persiapan khusus.

“Tidak ada persiapan khusus. Persiapan khusus mendengar putusan pertama saja,” tandas Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Didiek Darmanto di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (10/2/2010).

Dirinya menambahkan, pihak kejaksaan hanya akan mendengar langsung putusan yang akan dibacakan hakim dengan berbekal alat rekam dan mencatat semua vonis. Alat rekam dinilai sangat penting sebagai alat bukti otentik bagi pihak kejakasaan dalam mendengar pertimbangan hukum majelis hakim.“Setelah diperdengarkan putusan, maka kita akan menentukan sikap, apakah kita akan menerima atau pikir-pikir, sambil menerima salinan putusan dan akan kita bandingkan dengan salinan rekaman kita,” jelasnya.Dalam persidangan sebelumnya, Antasari Azhar dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum. Pihak kuasa hukum Antasari telah menyatakan keberatan atas tuntutan tersebut dan menyebut jaksa terlalu mengada-ada. (ful)