Kejagung Persilakan Robert Tantular Ajukan Kasasi

JAKARTA – Kejaksaan Agung mempersilakan Robert Tantular yang akan mengajukan kasasi atas penambahan masa kurungan satu tahun, yang diputus Pengadilan Tinggi DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Kamal Sofyan mengatakan, Kejaksaan tetap berkomitmen teguh dengan putusan tersebut karena telah merujuk kepada peraturan yang berlaku.

“Silakan saja, ketentuannya kan memang sudah seperti itu,” katanya kepada wartawan di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta, Kamis (21/1/2010).Kamal menambahkan, kejaksaan justru akan meladeni kasasi yang diajukan Robert dan siap bila Robert masih belum puas dengan kasasinya itu.“Kita akan layani kasasinya. Nanti akan ada tim yang menangani, bila memang dia (Robert) masih merasa kurang puas silakan ajukan kasasi lagi,” tandasnya.Sebelumnya, pengacara Robert Tantular, Bambang Hartono mengatakan, penambahan masa hukuman tersebut sangat tidak tepat karena tidak melakukan pemeriksaan atas bukti-bukti perkara dan tidak mengacu pada dakwaan ketiga.“Tidak mengacu kepada dakwaan kesatu dan kedua. Kita akan ajukan kasasi minggu depan,” tegas Bambang kepada wartawan saat dihubungi terpisah, Kamis (21/1/2010).Robert dijerat Pasal 50A UU Perbankan jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP, Pasal 50A UU Perbankan jo Pasal 55 Ayat (1). Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberat hukuman Robert menjadi 5 tahun dan denda Rp5 miliar subsider enam bulan penjara.Alasan hukuman diperberat karena Robert terbukti melakukan penyelewengan dana dan melanggar Pasal 50 UU Nomor 10 tahun 1998 tentang Perbankan serta Pasal 55 Ayat (1) ke satu KUHP.Penyelewengan dana yang dilakukan Robert adalah terhadap letter of commitment senilai USD178 juta, pemberian kredit Rp364 miliar, dan penggelembungan dana senilai USD18 juta. (lsi)