Kasus Sabu, Anak Walikota Balikpapan Dituntut 6 Bulan

BALIKPAPAN – Dimyathie Reza (35), anak Walikota Balikpapan Imdaad Hamid Terdakwa yang menjadi tersangka dalam kasus penggunaan sabu-sabu seberat 0,2 gram dituntut hukuman enam bulan penjara.
 

Tuntutan ini disampaikan Jaksa Penuntut Umum Tri Sutrisno dalam sidang lanjutan di PN Balikpapan, Kalimantan Timur Senin (11/1/2010).

 
Sebelumnya, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Balikpapan mengaku menggunakan sabu bersama dua anak buahnya di tempat bekerja.
 
Pengacara terdakwa Tutup Sardi keberatan dengan tuntutan JPU karena kliennya memiliki penyakit kronis yang sulit disembuhkan. Selain itu kliennya tidak pernah melakukan perbuatan melawan hukum. “Kami akan ajukan pledoi pada persidangan Senin mendatang,” ucap Tutup usai bersidangan.
 
Reza sejak Mei 2008 lalu ditetapkan oleh dokter mengidap Hepatitis C kronik sehingga ia tidak pernah menjalani penahanan karena mendapatkan izin pembantaran untuk pengobatan di rumah sakit.
 
Dia ditangkap polisi saat sedang menkonsumsi sabu-sabu bersama dua temannya di kantornya di kawasan Stall Kuda, Balikpapan pada 6 Oktober 2009 lalu
 
Wali Kota Imdaad Hamid sampai hari ini belum mau berkomentar soal kasus anaknya. Sementara istrinya sempat berbicara kepada wartawan bahwa kasus yang menimpa keluarganya saat ini adalah musibah yang bisa menimpa siapa saja.
Dia pun mengaku pasrah dan menyerahkan kasus anaknya itu ke proses hukum. (fit)