Kasus Mutilasi, Polisi Sita Golok & Baju Penuh Darah

JAKARTA – Polisi menangkap Bayquni (48) tersangka pembunuhan dengan mutilasi yang mayatnya ditemukan di kawasan Cakung Jumat dan Sabtu siang tadi. Dari rumah tersangka polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya golok.

Selain golok, sejumlah barang bukti disita dari rumah tersangka di Gang Masjid Haji Murdalim RT 06/ 02 Kelurahan Pulogadung Jaktim. Barang-barang tersebut adalah tali rapia dan baju korban yang berlumuran darah. “Berdasarkan pemeriksaan di rumah tersangka, ditemukan sebuah golok, satu tali rapia dan baju korban berlumuran darah,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, dalam konferensi pers, di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (9/10/2010).Pelaku ditangkap pada pukul 03.00 WIB dini hari di rumahnya. Dalam penangkapan itu korban tidak melakukan perlawanan.Sejumlah rekan Ardiansyah yang dimintai keterangan polisi menyatakan korban memang terlihat di rumah tersangka pada Kamis 7 Januari, sehari sebelum mayat korban ditemukanDiketahui, pelaku dan ibu korban memiliki hubungan tidak langsung karena selama ini ibu korban mengizinkan anaknya menginap di tempat pria yang kerap dipanggil Babeh itu (sebelumnya Pak De).“Anak tersebut diperkirakan sudah tiga bulan berada di tempat penampungan anak jalanan,” kata Boy Rafli.Korban dipotong di rumah pelaku malam hari saat kondisi rumah sepi. Diketahui ada beberapa anak jalanan lain yang ada di tempat penampungan itu. Untuk memastikan identitas korban, pihak kepolisian masih akan memeriksa DNA, dan mencocokan kepala dengan potongan tubuh korban yang sekarang berada di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Sejauh ini pihak kepolisian, sudah meminta keterangan rekan-rekan korban sesama anak jalanan serta ibu korban untuk memastikan identitas korban. “Dan memang betul bahwa korban sehari sebelumnya ada di rumah pelaku,” katanya.Sementara itu, pelaku mengaku membunuh korban karena menolak disodomi. Korban dibunuh dan dipotong menggunakan golok kemudian dibuang di tempat terpisah.Pertama kali empat potongan tubuh ditemukan di pinggiran Banjir Kanal Timur (BKT), Jalan Raya Bekasi Km 27, Jakarta Timur, Jumat kemarin. Sementara kepala korban ditemukan di Jembatan Warung Jengkol, Kelurahan Rawa Teratai, Jalan Raya Bekasi, Pulogadung, Jakarta Timur, siang tadi.(fit)