Kasus Bocah Lebah Menuai Simpatik

SURABAYA – Buntut dari kasus bocah SD, DY, yang harus disidangkan karena menyengatkan lebah ke pipi temannya, anggota DPRD Kota Surabaya rencananya hadir dalam persidangan pada Senin 1 Februari mendatang.
 
Selain para anggota DPRD Kota Surabaya, direncanakan teman-teman sekolah DY yaitu siswa kelas III SD Dr Soetomo, beserta semua guru juga akan ikut menghadiri sidang.

 

“Kehadiran anggota DPRD dan teman-teman DY serta para guru ini merupakan bentuk dukungan moral kepada DY,” kata Ketua Komisi D Surabaya, Baktiono, Jumat (29/1/2010).
 
Baktiono menambahkan, DPRD Kota Surabaya menyesalkan kenapa kasus ini bisa sampai ke pengadilan. Padahal, menurut Baktiono, kejadian semacam ini adalah kenakalan bocah yang biasa, yang seharusnya bisa didamaikan pada level orangtua saja.
 
“Tapi kenapa ini harus sampai ke pengadilan?” tanya Baktiono.
 
Setelah mengetahui salah satu anak asuhnya dilaporkan polisi oleh orangua korban, pihak SD Dr Soetomo VIII sudah sempat melobi ke Polresta Surabaya Selatan. Sayang, permohonan para guru ini ditolak penyidik karena orangtua korban adalah mantan atasannya. (lsi)