Karyawan TPI Juga Jadi Korban Pemukulan

BEKASI – Salah satu karyawan TPI bagian editor produksi bernama Cecep, juga menjadi korban amukan oknum TNI Rudi Haryanto bersama teman-temannya.
 
 

Kejadian bermula saat Cecep mendengar teriakan adik Sarkum (35) dari dalam rumah Sarkum. Spontan, Cecep yang saat itu usai menjalani ibadah salat langsung menuju rumah Sarkum. Ketika itu, Sarkum tengah dianiaya Rudi dan 15 anak buahnya. Tak hanya Sarkum, istri dan anak Sarkum, Maryati (30) dan Elsa Safitri (4) pun menjadi korban.

 
Saat menuju rumah Sarkum, Cecep langsung diserbu anak buah Rudi yang mengira dirinya kawanan Sarkum.
 
“Kata meraka, ini temannya ni, pukulin juga,” ungkap Cecep usai memberi keterangan di Pos Polisi Militer di Jalan Kemakmuran, Bekasi Selatan, Senin (25/1/2010).
 
Cecep mengaku sangat menyayangkan kejadian ini. Sebab, selain dirinya bertetangga dengan Rudi, dia juga merupakan teman dekat anggota TNI yang berdinas di Direktorat Perbekalan dan Angkutan di Kramat Jati, Jakarta Timur itu.
 
Sebelumnya diberitakan, Sarkum dan keluarga mendatangi Pos Polisi Militer untuk mengadukan tindakan Rudi yang telah menganiaya dan merusak rumah mereka.
 
Peristiwa itu bermula pada Sabtu 23 Januari lalu Rudi kepergok mengambil daun singkong di kebon milik paman Sarkum, Wasid yang terletak di daerah Kampung Raden Jati Rangon RT02/RW02, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu 23 Januari lalu.
 
Tidak terima dengan teguran itu, Rudi pun marah dan keduanya terlibat adu mulut hingga akhirnya dilerai oleh ketua RT dan warga setempat.
 
Sayang, upaya damai itu tak bertahan lama. Pada Minggu 24 Januari siang, Rudi mendatangi rumah Sarkum dengan membawa 15 anak buahnya.
 
“Mereka langsung mendobrak pintu dan merusak rumah waktu kami lagi tidur. Rumah saya hancur berantakan. Saya mengalami luka patah di bagian punggung, luka lebam di pelipis sebelah kiri dan anak saya sampai terinjak dan ketendang,” papar Sarkum.(lsi)