Kapolri Antikorupsi, Satgas Antimarkus Tak Perlu

JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terus menuai kritikan karena dianggap klise. 

Kali ini penilaian tersebut diakui Susno Duadji yang beberapa hari ini menjadi soroton publik. Jendral bintang tiga yang dicopot dari jabatan Kabareskrim Mabes Polri ini blak-blakan soal markus dan praktek korupsi di korps yang selama ini telah membesarkan namanya.

“Satgas tidak perlu, hanya jadi klise. Karena beberapa kali satgas dibentuk tidak pernah berhasil, jadi mubazir. Tidak perlu Satgas Antimarkus,” tandas Susno saat ditemui di kediamannya di Jalan Cibodas I No 7 Puri Cinere, Kecamatan Cinere Depok, Jawa Barat, Sabtu (9/1/2010).Bahkan Susno lebih berani lagi berbicara soal keberadaan institusinya yang bobrok. “Untuk mengatasi korupsi, mengatasi markus, darimana? Cukup satu orang saja diubah. Ya Kapolrinya berubah nanti ke bawahnya juga berubah. Saya dulu waktu menjabat kapolda Jabar tidak perlu pakai satgas,” tandas Susno.Maksud Kapolri berubah? “Kapolri yang harus antikorupsi,” jelas Susno. Berarti selama ini Kapolri korupsi dong? “Saya tidak bilang begitu,” elak dia.Menurut Susno, jajaran kepolisian tak akan mampu memberantas korupsi bila di sekitar lembaga penegak hukum itu banyak berkeliaran markus. “Bagaimana mau berantas korupsi di sekitar mereka saja banyak calo-calo. Apa berani anak buah memberantas calo tersebut?” ucap Suno balik bertanya. (ram)