Kamar Tahanan Danny Setiawan Beralas Karpet

BANDUNG – Kamar mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan di Lapas Sukamiskin ternyata beralaskan karpet. Selain itu, terpidana kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran itu juga membawa kasur sendiri dari rumah.

“Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan itu masuk dalam kategori register H atau napi yang diasingkan. Khusus untuk napi tindak pidana korupsi (tipikor) itu kamarnya berbeda dengan napi konvensional yaitu di Blok Atas Timur. Ya yang saya tahu, dia bawa kasur sendiri, terus lantainya ditutupi karpet,” kata Kepala Lapas Sukamiskin Murdjito, kepada okezone, Senin (11/1/2010).

Murdjito membantah jika fasilitas yang diperoleh Danny Setiawan merupakan tindakan diskriminatif pihak Lapas Sukamiskin terhadap napi mantan pejabat. Menurut Murdjito, kebijakan tersebut diambil terkait kondisi kesehatan Danny yang sudah mulai menurun.

“Ya ini bukan diskriminatif. Seperti yang sudah saya bilang, napi itu hanya kehilangan kemerdekaan bergerak. Tapi haknya masih didapat. Dalam hal ini, mengingat kondisi kesehatannya yang mulai memburuk, Danny membawa kasur. Selain itu, lantai selnya juga kalau tidak salah dipasangi karpet,” kata Murdjito.

Meski begitu, Murdjito tetap membantah jika kamar Danny Setiawan terdapat fasilitas AC dan televisi. “Tidak ada AC, televisi atau radio. Setahu saya hanya fasilitas itu,” kata Murdjito.

Dia menambahkan, fasilitas AC hanya terdapat di poliklinik Lapas Sukamiskin. Beberapa kali, kata dia, Danny Setiawan memang sempat masuk poliklinik Lapas Sukamiskin karena kondisi kesehatannya yang memburuk. Sementara untuk televisi, ada ruangan khusus menonton untuk seluruh napi.

“Kalau Pollycarpus itu sudah berbaur dengan napi-napi yang lain. Sementara mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah lebih banyak di Poliklinik karena sakit-sakitan,” kata Murdjito.

Disinggung mengenai kesehatan Danny Setiawan, Murdjito mengatakan, saat ini Danny sering merasa sesak napas. “Katanya sih kena asma,” tandas Murdjito. (teb)