Kalla-Akbar Ingatkan Pansus Tak Bertele-Tele

JAKARTA – Panitia Khusus (Pansus) Angket Bank Century diminta tak bertele-tele dalam proses pemeriksaan sejumlah saksi terkait penyelidikan kasus Bank Century.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tandjung menilai, Pansus DPR sudah cukup melakukan pemanggilan-pemanggilan terhadap orang-orang yang diduga terlibat dan bertanggung jawab dalam kasus Bank Century.

“Kerja Pansus DPR jangan terlalu lama, agar kasus ini segera cepat selesai. Paling tidak dalam beberapa waktu ke depan penyelidikan yang dilakukan oleh pansus bisa diselesaikan,” tandas Jusuf Kalla di sela-sela acara Seminar Nasional Entrepreneurship di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Rabu (20/1/2010).Karena itu, Kalla mengimbau agar Pansus DPR tidak bertele-tele lagi dalam pembahasan kasus Bank Century. Terkait dengan rencana pemanggilan kembali dirinya oleh Pansus untuk dipertemukan dengan Menkeu Sri Mulyani dan Wapres Boediono, Kalla mengaku hal itu merupakan hak dari DPR.“Semuanya saya serahkan ke DPR,” paparnya. Jusuf Kalla juga mengatakan, Presiden SBY harus bertanggung jawab terhadap seluruh permasalahan negara termasuk dalam kasus Bank Century ini. “Seluruh masalah di negara ini merupakan tanggung jawab kepala negara, meskipun hal-hal detail ada pelaksana teknisnya sendiri,” ujarnya.Di tempat terpisah, Akbar Tandjung juga meminta Pansus untuk segera mengambil kesimpulan atas jawaban yang dari para saksi yang dihadirkan. “Kalau kami lihat orang-orang yang dipanggil sudah sangat lengkap untuk dimintai keterangan terkait sengketa Bank Century. Saya kira itu sudah cukup bagi Pansus untuk mengambil kesimpulan, setidaknya kesimpulan awal,” papar Akbar seusai menghadiri acara Pelantikan DPD Partai Golkar Klaten, kemarin.Menurut Akbar, sudah saatnya Pansus mengambil kesimpulan awal lantaran keterangan yang diperlukan sudah lengkap. Jika tidak, dia mengkhawatirkan tugas Pansus Century melenceng dari tujuan awal pembentukannya. (ded)