Kabel PLN Nyangkut di Jangkar, Kelalaian Pelindo

SURABAYA – Kabel listrik PLN putus karena tersangkut jangkar kapal Kirana III, diduga karena petugas pandu dari Pelindo Tanjung Perak melakukan kecerobohan.

Pasalnya daerah alur barat pelabuhan Tanjung Perak Surabaya merupakan daerah compulsory atau kawasan wajib pandu.

“Kami sedang memeriksa juga petugas pandunya, karena mereka diduga ada kelalaian,” kata A Cholik Kirom Kepala Administratur Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya di kantornya, Selasa (5/1/2010).Berdasarkan keterangan Cholik, kapal Kirana III Senin malam, sekira pukul 22.00 mengabarkan kepada petugas pandu jika akan memasuki area pelabuhan Tanjung Perak. Oleh petugas pandu, kapal Kirana III dipersilahkan masuk dengan dipandu melalui radio saja.Padahal menurut Cholik, alur barat Pelabuhan Tanjung Perak merupakan daerah wajib pandu yang artinya petugas pandu harus naik ke atas kapal untuk mengarahkan. Namun ini tidak dilakukan oleh petugas pandu.Hal ini diperparah lagi dengan kondisi arus yang sangat deras pada malam kemarin karena sedang terjadi pasang. Kapal Kirana III saat itu dengan kondisi mesin mati masih mampu berjalan dengan kecepatan sekitar 8 knot.Karena merasa sudah memasuki wilayah yang aman, nahkoda kapal Kirana III akhirnya melego jangkar untuk menahan laju kapal. Tapi ternyata kapal Kirana III belum memasuki wilayah yang aman karena ada kabel PLN di depannya. Akhirnya kabel PLN putus karena terseret jangkar Kirana III. (ton)