Judi Bola Terbongkar di Semarang

SEMARANG – Jelang event piala dunia, jaringan judi sepakbola dan judi singapura berhasil dipatahkan oleh Unit Reskrim Polsekta Sidodadi, Semarang, Jawa Tengah.

Dari tangan Oei Tien Tjay (42) sang bandar, polisi berhasil menemukan bukti transfer pengiriman uang melalui bank dari Oei pada seseorang yang tak dikenal di Jakarta.

“Masih diselidiki lebih lanjut aliran dana judi yang dibandari Oei,” jelas Kapolsekta Sidodadi AKP Suradi Warso dalam gelar kasus, Senin (11/1/2010).

Dalam penggerebekan, polisi juga berhasil menangkap pengepulnya yaitu Mochalim (34) warga Sarirejo, Semarang Timur. Dibekuk pula dua orang penjudi yaitu Slamet Raharjo (28) dan Nugroho (48) warga Jagalan Semarang Tengah.

“Bandar dan pengepul hanya melayani pemasangan taruhan dari orang yang dikenal. Taruhan dipasang lewat SMS yang dikirim ke pengepul,” jelas Oei.

Sebagai bandar Oei mengaku mendapat bagian 10 persen dari total penjualan sementara pengepul dapat 15 persen. “Taruhan dibuka pukul 08.00 dan ditutup jam 18.00. Judi singapura dibuka 4 kali seminggu. Kalau judi bola digelar jika ada pertandingan sepakbola di televisi,” ujar Oei.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp1,6 juta, tiga buah ponsel dan kertas rekap taruhan. (teb)