Jubir Presiden Tak Ada Reshuffle Kabinet

JAKARTA – Presiden Susilo Babang Yudhoyono (SBY) menyatakan tidak akan ada pergantian atau reshuffle kabinet dalam 100 hari pemerintahannya.
 
Hal ini ditegaskan Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin saat dihubungi Okezone, Selasa (5/1/2010). Soal evaluasi kerja, kata dia, sejauh ini masih belum dibicarakan dan tidak akan terjadi reshuffle pada 100 hari masa kerja SBY. “Tidak ada karena ini baru 100 hari,” ujarnya.

 

Kendati demikian, Presiden SBY akan mengejar para petinggi negara untuk meminta target yang telah dicapai dan tindak lanjutnya. “Presiden meminta untuk departemen dan menteri menindaklanjuti target-target yang memang akan dicapai,” terang Julian.
 
Dia menambahkan, pada pidato pembukaan acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Presiden juga sempat menyinggung soal keberhasilan program yang tidak dapat dilihat dari 100 hari masa kerja. Tetapi, yang sekarang dapat dilihat progresnya.
 
“Ada 15 program unggulan sebagai prioritas yaitu seperti dibentuknya lembaga mafia hukum dan penumpasan terorisme. Itu sebagai bukti konkret progres yang baik,” ujar Julian.
 
Dia juga mengatakan, setiap departemen masing-masing akan menyampaikan hasil maksimum yang telah dicapai serta taget yang akan dicapai tidak hanya kepada Presiden tetapi juga kepada masyarakat sebagai bukti pertanggungjawaban selama ini. (ram)