JPU Tetap Ingin Williardi Dihukum Mati

JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum atau JPU Williardi Wizar akan menggunakan waktu sepekan untuk mempelajari apakah akan mengajukan banding atau setuju dengan putusan hakim yang memvonis 12 tahun penjara.

“Kita belum menentukan saat ini, tetapi pada intinya kami akan tetap meminta (Williardi) dihukuman mati,” kata salah seorang JPU Wiliardi, Iwan Setiawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Kamis (11/2/2010).

Dia menjelaskan, ini didasarkan atas semua dakwaan yang diajukan dalam tuntutan dikabulkan majelis hakim.“Kalau kita melihat secara yuridis, pada fakat persidangan yang dituangkan dalam tuntutan dipakai dasar dalam vonis oleh hakim,” tegasnya.Meski demikian, JPU akan membicarakan mengenai banding sesuai dengan kesepakatan tim.“Kita ada tim, kita akan rembukan dan disampaikan ke pimpinan wilayah untuk banding atau tidak. Kalau dalam sepekan kita tidak memutuskan, berarti kita menyatakan setuju keputusan majelis. Saat ini kami tetap pada tuntuan hukuman mati,” paparnya.Sebelumnya Hakim Ketua Artha Theresia, Williardi dinyatakan terbukti secara bersama-sama dengan terdakwa lain, yaitu Antasari Azhar, Sigid Haryo Wibisono, dan Jerry Hermawan Lo bermufakat jahat membunuh Nasrudin Zulkarnaen dengan bantuan orang lain.Atas perbuatan tersebut, Williardi dikenakan Pasal 55 Ayat kesatu junto Pasal 55 Ayat 2 junto Pasal 340 KUHP. (kem)