JPU Sesalkan Pengacara Antasari Rendahkan Rani

JAKARTA – Tindakan tim kuasa hukum Antasari Azhar yang membela diri dengan cara merendahkan Rani Juliani melalui pledoi disesalkan jaksa penuntut umum (JPU).

Salah seorang JPU Marlopo Pandiangan mengaku kecewa karena tim kuasa hukum Antasari telah menghakimi Rani sebagai perempuan yang rendah dan tidak berkapasitas sebagai saksi.

“Coba bayangkan, penasihat hukum terdakwa mengatakan bahwa Rani begitu rendah. Lantas, mengapa mantan Ketua KPK itu mau menemuinya di hotel?” tandas Marlopo kepada wartawan, Kamis (28/1/2010).

Sebelumnya, dalam pledoinya, kuasa hukum Antasari menerangkan bahwa Rani tidak memenuhi kapasitas sebagai saksi karena tidak memenuhi Pasal 185 Ayat (6) huruf d. Salah satu keterangannya, Rani dinilai bukan orang baik karena pernah melakukan aborsi setelah berzinah.

Pembacaan pledoi ini sebagai sikap dari tuntutan JPU yang menjerat Antasari dengan hukuman mati. Antasari dituding bersalah karena membunuh pejabat BUMN, Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen. (teb)