JPU Ancam Mati Dua Pembom Kuningan

JAKARTA – Dua terdakwa, Aris Susanto dan Amir Abdillah, pada hari ini menjalani sidang perdana kasus terorisme di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Keduanya didakwa terlibat kasus terorisme peledakan hotel Ritz Carlton dan JW Marriot, Juli 2009 silam.

Sidang yang baru berlangsung sejak pukul 11.00 WIB dan dipimpin oleh Majelis Hakim Ida Bagus Dwyantara, dimulai dengan pembacaan surat akwaan oleh Jaksa Penuntut Umum Kiki Ahmad Yani.

Dalam dakwaan, kedua teroris dikenakan pasal berlapis. Antara lain pasal 15 jo pasal 6, pasal 15 jo pasal 7, pasal 15 jo pasal 9, dan pasal 13 huruf b Undang -undang Terorisme, dengan ancaman hukuman mati.Kedua terdakwa yang hadir di persidangan, ditemani oleh kuasa hukumnya  dari Tim Pembela Muslim Poso, Asluddin.Dalam peristiwa pengeboman dua hotel bintang lima di kawasan Kuningan, Amir merupakan orang yang memesan salah satu kamar di Hotel JW Marriot, yang kemudian digunakan untuk merakit bom yang akan diledakkan di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton.Sementara Aris diketahui memiliki peran sebagai kurir dan menyembunyikan Noordin M Top dan Ibrohim bersama dengan Hendra.(hri)