JK Fisik Tak Halangi Semangat Gus Dur

JAKARTA – Sosok Gus Dur semasa hidupnya menorehkan berbagai kesan di hati setiap orang. Tak terkecuali mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurut JK, Gus Dur memiliki semangat luar biasa meski fisiknya tidak sehat.

“Semangatnya juga luar biasa. Walaupun fisik sakit tapi tetap punya semangat tinggi ini yang luar biasa. Ini jarang kita dapati,” ujarnya di Ciganjur, Selasa 5 Januari malam.

JK menambahkan, Gus Dur juga memiliki keistimewaan melalui pikiran-pikiran, pandangan-pandangan dan keteguhan hati. “Itu yang luar biasa dalam hal demokrasi plurarisme, membela kepentingan-kepentingan minoritas,” pujinya.Baginya, tidak ada orang yang dapat menggantikan sosok Gus Dur, dan usulan Gus Dur sebagai pahlawan nasional, dia sangat menghargai hal tersebut.“Ya orang bermacam-macamlah tidak semua orang bisa sama. Sudah banyak diusulkan kita juga menghargai itu,” tutur dia.Gus Dur dianggap berbagai kalangan pantas mendapat gelar pahlawan. Dia dianggap sebagai tokoh pluralisme. Bahkan, muncul usulan tanggal 30 Desember atau tepat hari wafatnya Gus Dur menjadi Hari Pluralisme.Berbeda dengan keluarga Gus Dur. Mereka mengaku tidak terlalu berharap dengan penyematan gelar pahlawan nasional terhadap cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hasyim Asy’ari itu.Menurut putri bungsu Gus Dur, Inayah Wahid, gelar pahlawan tidak penting bagi keluarga. “Yang lebih penting bagi kami adalah penghargaan penghormatan yang ditunjukkan masyarakat lewat doa, dukungan, bantuan, yang sampai detik ini nggak selesai-selesai, yang nggak pernah berakhir, itu lebih penting,” ujar Inayah.Bagi Inayah, semua itu menunjukkan bukti bahwa ada atau tidak ada gelar pahlawan nasional dari pemerintah, sudah jelas bahwa masyarakat menganggap Gus Dur sebagai pehlawan. “Itu menurut kami jauh lebih penting,” tandasnya.(lsi)