Jenderal Saurip Kadi Berorasi Hujat Oknum TNI

JAKARTA – Mayjen (Purn) Saurip Kadi terlihat tidak dapat menyembunyikan kegeramannya saat berorasi di depan perumahan TNI di Jalan Otista III, Jakarta Timur. Bahkan dalam orasinya dia menghujat para juniornya yang masih aktif di TNI.

“Di atas hukum ada kemanusiaan. Jangan sampai mereka menginjak-injak kita. Buat adik-adik kita yang lagi berkuasa, jangan budek terus, dengerin kita. Kalian ini melawan orangtua kalian, kakak-kakak kalian, dan melawan anak-anak penjuang,” ujarnya di Jakarta, Senin (8/2/2010).

“Kalau TNI seperti ini patut dibubarkan. Karena TNI dulu tak seperti ini. Ini namanya serdadu. Bukan TNI namanya tanpa rasa kemanusiaan,” imbuhnya disamput tepuk tangan dari para penghuni komplek perumahan TNI di Jalan Otista III.Saurip Kadi geram lantaran para juniornya belakangan gemar mengeksekusi rumah para purnawirawan yang tidak jelas statusnya. Secara sepihak TNI mengklaim rumah yang ditempati para purnawirawan atau keluarganya sebagai rumah dinas. Padahal faktanya status kepemilikan lahan dan rumah beragam. Ada yang masih dalam proses hukum dan ada yang sengketa.“Kalau memang ada yang pantas diusir, jangan kayak mengusir anjing. Kasih dulu tempat tinggal yang pantas sebagai gantinya. Jangan sekali-kali mengatakan penertiban, kalau dirinya sendiri belum tertib, kasih dulu fasilitas yang layak. Kita-kita ini dulu anak-anak penjuang,” ujarnya.Kendati demikian, Saurip menegaskan, masih cinta dengan TNI. Hanya saja dia menyayangkan sikap dari sejumlah oknum tertentu yang tindakannya sudah melenceng dari nilai-nilai kemanusiaan. “Oknum-oknum TNI sekarang sudah banyak yang tak benar,” ungkapnya.Saurip Kadi sengaja datang ke acara mimbar bebas warga komplek perumahan TNI di Jalan Otista untuk menolak rencana pengosongan sejumlah rumah pada siang ini. Selain Saurip Kadi, datang juga Mayjen (Purn) Soemarto.“Kita harus lawan yang seperti ini. Cuma tidak berarti kita lawan dengan kekerasan. Tapi kita lawan dengan proses hukum yang ada,” ujar Soemarto.(ful)