Jenderal Herman Juga Idap Sakit Jantung & Ginjal

JAKARTA – Brigjen (Purn) TNI Herman Sarens Sudiro tadi malam dilarikan ke RS Mitra Kemayoran lantaran tekanan darahnya naik drastis. Setelah menjalani pemeriksaan, Herman diketahui juga mengidap sakit jantung dan ginjal.

Manajer Pelayanan Medis RS Mitra Kemayoran dr Susi Widyastuti menyatakan, Herman kini tengah dirawat tim dokter di salah satu kamar di lantai 5. Tim dokter terdiri dari ahli syaraf, jantung, dan ginjal.

“Kondisinya masih sadar, cuma harus istirahat di atas tempat tidur,” ujarnya kepada wartawan di RS Mitra Kemayoran, Jakarta, Rabu (20/1/2010).Susi menjelaskan, Herman selain dirawat lantaran penyakit tekanan darah tingginya kambuh, juga karena mengalami gangguan pada fungsi jantung dan ginjal. Herman dibawa dari Mabes TNI di Cilangkap menuju RS Mitra Kemayoran tadi malam sekira pukul 20.00 WIB. Dia pun langsung mendapatkan perawatan medis. “Memang harus dirawat. Dia datang dengan tekanan darah 200-an,” ujarnya.Herman berstatus buron oleh oditur militer tinggi DKI Jakarta karena tersangkut penyalahgunaan wewenang dalam kasus jual beli tanah di Warung Buncit Raya No 301, Jakarta Selatan. Semasa aktif di TNI tanah seluass 29.085 meter persegi yang dikuasai Herman adalah milik Departemen Pertahanan Keamanan/ABRI dari hasil pengadaan dan hibah pada tahun 1970.Pada awal Januari 2009, TNI mulai menjadwalkan persidangan pengadilan militer tinggi II Jakarta untuk Herman. Dia dipanggil pada Januari, Februari, dan Maret 2009, tapi tidak pernah datang.Polisi militer pun lantas memburu Herman selama beberapa tahun. Herman dikenal licin dan berhasil lolos terus dari kejaran intel TNI. Dia pun bahkan dikabarkan pernah kabur ke Singapura.Herman dijemput paksa dari rumah milik anaknya di Taman Telaga Golf Vermont Parkland Virginia Lagoon, BSD City, kemarin, setelah drama pengepungan selama 29 jam. Baru beberapa jam berada di Mabes TNI, Herman lantas dilarikan ke RS karena tekanan darahnya naik. (ful)